Renamon - Digimon Daigaku no Peeji: Konsep Bahasa Pemrograman

Selasa, 15 November 2011

Konsep Bahasa Pemrograman


Program adalah himpunan atau kumpulan instruksi tertulis yang dibuat programmer atau suatu executable suatu software.

Pemrograman adalah suatu kumpulan urutan perintah ke komputer untuk mengerjakan sesuatu dimana instruksinya tersebut menggunakan bahasa yang dimengerti komputer atau dikenal dengan bahasa pemograman.

Bahasa pemrograman adalah bahasa yang mampu dimengerti oleh komputer.

Fungsi bahasa pemrograman adalah media komunikasi programmer kepada komputer.

Tipe Pemrograman

Tipe pemrograman terdiri atas 7 tipe, yaitu:

Pemrograman Prosedural
Pemrograman Terstruktur
Pemrograman Modular
Pemrograman Fungsional
Pemrograman Berorientasi Objek
Pemrograman Visual
Pemrograman Event Driven



Pemrograman Prosedural :
 Aksi : Kejadian yang terjadi pada selang waktu tertentu dan menghasilkan efek neto yang memang sudah direncanakan.Selama selang waktu tersebut, akan terdapat keadaan awal [T0] dan keadaan akhir [T1].Dalam hal ini , kita harus membatasi ruang ligkup dengan jelas.

Pemrograman Terstruktur :
Suatu proses untuk mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program. Prinsip dari pemrograman terstruktur adalah bahwa Apabila kita sudah sampai pada langkah tertentu, kita tidak boleh mengeksekusi langkah sebelumnya. Hal ini dikecualikan pada langkah-langkah untuk proses berulang.

Contoh bahasa pemrograman terstruktur : Pascal, Cobol, RPG, ADA, C.

Pemrograman Modular :
Program sebaiknya dipecah menjadi beberapa upa-program (subprogram) yang lebih kecil. Setiap upa-program melakukan komputasi yang spesifik. Upa-program yang baik adalah upa-program yang independen dari program utama sehingga programnya dapat dirancang tanpa mempertimbangkan konteks di mana ia digunakan. Dengan kata lain, pemrogram tidak perlu mempermasalahkan bagaimana upa-program tersebut dilakukan, tetapi cukup memikirkan apa yang ia lakukan.

Pemrograman modular diterapkan dengan menggunakan sub-routine, yaitu sebuah
kumpulan perintah yang melakukan tugas pemrosesan yang terbatas.
Pemrograman ini banyak dimanfaatkan oleh Bahasa Pemrograman Berbasis Obyek.

Pemrograman Fungsional :
adalah paradigma pemrograman yang memperlakukan proses komputasi sebagai evaluasi fungsi-fungsi matematika. Fungsi merupakan pembangun utama program sehingga fungsi-fungsi ini dapat melewatkan parameter dan mengembalikan nilai yang sudah di proses

Pemrograman Berorientasi Objek :
Merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya,Pada saat ini, pemrograman komputer menjadi lebih interaktif, yaitu ketika muncul suatu kejadian, maka program harus dapat dengan cepat menanggapi kejadian tersebut. Contohnya adalah pemakai meng-klik suatu tombol menu di layar monitor atau memilih menu dengan keyboard.

Pemrograman Visual :
Pemrograman yang menggunaan ekspresi visual (seperti grafik, gambar, atau ikon) dalam proses pemrograman. Mngacu pada aktivitas yang memungkinkan pengguna untuk membuat program dalam dua (atau lebih) dimensi

Pemrograman Event Driven :
Pemrograman yang menggunakan konsep “jika sebuah aksi/perintah dilakukan terhadap sebuah obyek, apa yang akan terjadi/dilakukan oleh obyek tersebut selanjutnya”.
Sangat fleksibel dalam pembuatan koding program, karena sudah mengunakan konsep OOP dimana pemrograman dapat dimulai dari obyek yang diinginkan tanpa harus terurut. Biasanya meruapakan jenis bahasa pemrograman visual.
Contoh : Visual Basic, Visual C++, Delphi.

Data

Tipe data dasar tediri atas 5 tipe, yaitu:

Numerik : Tipe data numerik terdiri dari :
- Integer : merupakan bilangan bulat positif dan negatif
- Real : merupakan bilangan desimal atau mantissa
- Subrange : merupakan sebuah subtype dari tipe data integer dan terdiri dari urutan nilai-nilai integer dalam range yang terbatas
- Fixed-point real : bilangan ini direpresentasikan dengan urutan digit yang mempunyai panjang tetap dengan titik desimal diposisikan di tempat yang diberikan antara dua digit

Enumerasi : Tipe data Enumerasi adalah suatu urutan list dari nilai-nilai yang berbeda

Boolean : Adalah tipe data untuk merepresentasikan True atau False (biasa digunakan dalam penyeleksian kondisi).

Character : Tipe data Character adalah tipe data yang berkaitan dengan karakter ( huruf, angka, symbol). Ada beberapa tipe data dari Character yaitu:

a. ANSIChar : Satu karakter ANSI
b. WideChar : Satu karakter Unicode
c. Char : Sama dengan ANSIChar

String : Tipe data String adalah tipe data yang merupakan rangkaian dari huruf, angka atau symbol yang tidak mengandung harga (nilai).

Beberapa tipe data string adalah sebagai berikut:
a. ShortString : Dapat menampung 255 karakter (ANSIChar)
b. AnsiString : Dapat menampung ~231 karakter (ANSIChar)
c. WideString : Dapat menampung ~230 karakter (WideChar)
d. String : Dapat menampung 255 karakter (ANSIChar)

Model Komputasi

Ada tiga model dasar komputasional-- fungsional, logika, dan imperatif. Sebagai tambahan terhadap satuan nilai-nilai dan operasi yang berhubungan, masing-masing model komputasional mempunyai satu set operasi yang digunakan untuk menggambarkan komputasi.

a. Model Fungsional : terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi dan komposisi fungsi. Fungsi dapat mengambil fungsi lain sebagai argumentasi dan mengembalikan fungsi sebagai hasil (higher-order function). Suatu program adalah koleksi definisi fungsi-fungsi dan suatu komputasi adalah aplikasi fungsi.

b. Model Logika : terdiri dari satu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis. Program terdiri dari definisi hubungan dan suatu komputasi adalah suatu bukti(suatu urutan kesimpulan).

c. Model Imperatif : terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan. Pernyataan adalah set pasangan nilai-nama dari konstanta dan variabel. Program terdiri dari urutan tugas dan suatu komputasi terdiri dari urutan pernyataan.

Prinsip Bahasa Pemrograman

Suatu bahasa program harus dirancang untuk memudahkan agar dapat dibaca dan ditulis untuk para pemakai manusianya dan pelaksanaan efisien pada perangkat keras yang tersedia.

Keadaan dapat dibaca dan ditulis dimudahkan oleh prinsip yang berikut.

Prinsip Kesederhanaan : Bahasa harus didasarkan atas yang paling sedikit

Prinsip Orthogonal : Fungsi mandiri harus dikendalikan oleh mekanisme mandiri.

Prinsip Keteraturan : Satu set object disebut reguler berkenaan dengan kondisi beberapa jika, dan hanya jika, kondisi dapat digunakan untuk masing-masing unsur set.

Prinsip Sifat Ekstensibilitas(dapat diperpanjang): Object baru dari tiap kelas sintaktis mungkin dibangun (digambarkan) dari dasar dan digambarkan membangun dengan suatu cara sistematis.

Prinsip keteraturan dan ekstensibilitas memerlukan konsep dasar bahasa harus diterapkan secara konsisten dan yang bersifat universal.

Referensi:

http://priyantotantowi.ngeblogs.com/algoritma/konsep-dasar-pemrograman/
http://lestiatmo.wordpress.com/2008/01/07/pemrograman-prosedural/
http://shandy-06shihab.blogspot.com/2010/10/pemrograman-terstruktur.html
http://veyliquid.blogspot.com/2011/04/macam-macam-tipe-data.html
http://imranzulmi.blogspot.com/2011/04/model-komputasi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar